Alat Optik (1) – Mata

Sepenggal Harap

Alat optika merupakan alat penglihatan manusia, Secara umum, alat-alat optika terdiri dari dua bagian, yaitu alat optika alamiah dan alat optika buatan. Alat optika alamiah adalah mata, sedangkan alat optika buatan biasanya digunakan untuk lebih mengoptimalkan penggunaan mata, misalnya lup, kaca mata, mikroskop, teropong, teleskop dan lain-lain.

1. Mata

Bagian-bagian Mata dan fungsinya

View original post 1,519 more words

Advertisements

Saya menyesal pernah menyesal kuliah di STIS

bikin bingung -____-

menuruchi

Seingat saya dulu, bulan februari adalah bulan kegalauan masal anak kelas 3 SMA. Bukan galau karena cinta, tapi lebih karena galau menentukan masa depan. Baru kali itu saya merasa bahwa saya ternyata sudah berada diambang kedewasaan. Sebelum pada titik itu saya belum pernah berpikir untuk masa depan saya. Masuk SD, yang nentuin SD mana orang tua. Masuk SMP cari yang paling jauh dari rumah biar kalo main ga susah minta ijinnya (orang tua juga ga ngerti saya langsung pulang ke rumah atau ga). Pas mau masuk SMA, sempet bingung. Akhirnya saya putuskan masuk SMA yang banyak teman saya yang masuk sana juga. Hahaha. Dengan kata lain, keputusan saya masuk sekolah bukan beradasar atas keinginan mengejar cita-cita atau impian. (bahkan, sampai SMA pun cita-cita saya sering sekali berubah-ubah). Nah, di titik kelas 3 SMA itulah saya mulai memikirkan apa yang sesungguhnya saya minati dan ingin geluti.

Pada…

View original post 790 more words

jangan terlalu berharap pada instansi ini…

pilih ini ngga?

menuruchi

Saya ingin mengingatkan kepada adek-adek yang masih polos dan lugu yang ingin mendaftar STIS. Jika alasan masuk STIS adalah karena gratisnya, maka silakan daftar tanpa harus mempertimbangkan apa yang saya tulis berikutnya. Apalagi jika alasannya ingin membangun perstatistikan Indonesia, bahkan dunia.. Monggo, langsung daftar saja.

Tapi bila alasan utama kalian adalah karena langsung kerja/ ga susah-susah lagi cari kerja setelah lulus kuliah, maka pertimbangkan lagi untuk masuk STIS. Sungguh, saya tidak bermaksud untuk menakut-nakuti atau membuat teman2 jadi pesimis. Saya hanya ingin menunjukkan fakta, agar setelah masuk STIS dan lulus, teman2 tidak merasa terjebak. Kalaupun ada kecewa, ya…. tidak besar lah kecewanya. 🙂

Slogan STIS “sekolah gratis, kerja otomatis” sepertinya perlu diberi tanda * (bintang), yang berarti syarat dan ketentuan berlaku. Apa yang teman bayangkan dengan slogan tersebut? Selesai kuliah, 100% langsung bisa kerja? Lulus kuliah 100% langsung diangkat jadi CPNS? jika teman2 membayangkan seperti itu, maka bersiap-siaplah untuk kecewa.

View original post 655 more words